Reader Comments

Informasi Pendaftaran HKI

by Mr Gplx (2019-09-05)


Ikuti kami untuk pendaftaran merek profesional - Garuda Indonesia telah menolak laporan bahwa ia telah menjual tiket untuk rute penerbangan Bandung-Medan dengan harga Rp21 juta.

"Tiket Garuda untuk rute penerbangan Jakarta-Medan dihargai Rp2,1 juta sesuai dengan batas atas yang ditetapkan pemerintah," Wakil Presiden / Sekretaris Perusahaan Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menjelaskan dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada hari Kamis.

Harga tiket Garuda sebesar Rp21 juta untuk penerbangan Bandung-Medan yang disebutkan di detik.com bukan untuk tiket penerbangan langsung tetapi melibatkan beberapa pemberhentian di Bandung, Denpasar, Jakarta, dan Kualanamu.

"Garuda Indonesia tidak memiliki rute penerbangan Bandung-Medan," katanya.

Oleh karena itu, ia mendesak publik untuk berhati-hati selama transaksi mereka dengan agen perjalanan online dengan mewaspadai detail rute penerbangan dan transit yang ditawarkan.

Dia menunjukkan bahwa harga tiket di semua rute penerbangan Garuda Indonesia di negara ini didasarkan pada batas atas yang ditetapkan oleh pemerintah.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, telah menguraikan Sistem Pembayaran Indonesia (IPS) 2025 Visi untuk memastikan tren digitalisasi saat ini berkembang dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif.

Visi-visi tersebut merupakan respon terhadap perkembangan digitalisasi yang baru-baru ini telah secara signifikan mengubah lanskap risiko, melalui ancaman dunia maya, kompetisi monopolistik dan shadow banking, yang dapat merusak efektivitas kontrol moneter, stabilitas sistem keuangan dan sistem pembayaran yang sehat, menurut untuk pernyataan yang dirilis di sini pada hari Kamis.

Pernyataan itu disampaikan saat seminar internasional, bertajuk Digital Transformation of the Indonesian Economy, yang digelar Senin (27/5) di Jakarta.

Visi IPS 2025 adalah: Pertama, memperkuat integrasi ekonomi digital nasional dan keuangan untuk memastikan berfungsinya mandat bank sentral dalam sirkulasi uang, kebijakan moneter, dan stabilitas sistem keuangan, serta inklusi keuangan.

Kedua, bekerja untuk transformasi digital yang lebih cepat dalam industri perbankan untuk mempertahankan peran bank sebagai lembaga utama dalam ekonomi dan keuangan digital, melalui penerapan standar perbankan terbuka, serta penyebaran teknologi digital dan data dalam keuangan mereka. produk dan layanan.

Ketiga, memastikan keterkaitan antara Fin-Tech dan bank-bank untuk meningkatkan eskalasi risiko shadow-banking melalui regulasi penggunaan teknologi digital (mis. Application Programming Interface-API), hubungan bisnis, dan kepemilikan bisnis.

Keempat, mengganti keseimbangan antara inovasi, perlindungan konsumen, integritas, dan stabilitas, serta persaingan yang sehat, melalui penerapan digital Know Your Customer (KYC), Anti Pencucian Uang dan Memerangi Pembiayaan Terorisme (AML / CFT), data / informasi / keterbukaan bisnis publik, dan penyebaran Reg-tech dan Sup-tech untuk tugas-tugas pelaporan, pengaturan dan pengawasan.

Kelima, jaga kepentingan nasional pada penggunaan lintas batas ekonomi digital dan keuangan melalui kewajiban pemrosesan domestik semua transaksi darat dan kemitraan domestik untuk semua pemain asing, dengan pertimbangan prinsip-prinsip timbal balik.

Kelima Visi IPS 2025 akan terwujud melalui lima inisiatif, yang akan dilakukan secara langsung oleh Bank Indonesia untuk memenuhi tugas dan wewenang bank sentral, serta diimplementasikan melalui kolaborasi yang produktif dan koordinasi dengan kementerian dan lembaga pemerintah terkait, bersama dengan industri.

Sebagai langkah awal menuju transformasi digital sistem pembayaran nasional, dan untuk membantu mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan digital, Bank Indonesia mengadakan soft launching Standar QR Code Indonesia (QRIS).

QRIS akan memungkinkan semua pembayaran QR untuk saling berhubungan dan menjadi interoperable menggunakan satu Kode QR standar.

Awalnya, Bank Indonesia akan memperkenalkan QRIS dalam Merchant Presented Mode (MPM), dengan implementasi dimulai pada paruh kedua tahun 2019.